Lukisan adalah sebuah karya seni yang dilakukan dengan menggambarkan sebuah objek dan memberikan berbagai warna dengan tingkat kedalaman warna yang berbeda pada sebuah media seperti kertas atau kanvas. Lukisan merupakan hasil karya dari seorang pelukis. Melukis tentu berbeda dengan menggambar. Perbedaanya pada media warna yang di pakai, kalau melukis menggunakan media cair atau pasta misalnya cat lukis atau tinta dan kalau menggambar media yang dipakai cenderung kering, seperti pencil warna, pastel dan krayon.
Contoh dari Sebuah Gambar:


Contoh Sebuah Lukisan:

Sebuah lukisan biasanya mengandung sebuah arti atau makna tersendiri yang ingin di sampaikan oleh sang pelukis. Lukisan di atas adalah contoh sebuah lukisan yang terkenal, yaitu Monalisa. Tentu lukisan itu sendiri juga memiliki sebuah arti. Mona Lisa atau La Gioconda adalah sebuah lukisan minyak di atas kayu poplar yang dibuat oleh Leonardo da Vinci pada abad ke-16. Lukisan ini dimiliki oleh pemerintah Perancis dan dipamerkan di Musée du Louvre di Paris. Lukisan setengah badan ini menggambarkan lukisan wanita yang tatapannya menuju pengunjung dengan ekspresi yang sering dideskripsikan sebagai enigmatik atau misterius.
Nama atau judul lukisan Mona Lisa berasal dari biografi Giorgio Vasari tentang Leonardo da Vinci, yang terbit 31 tahun setelah ia meninggal dunia. Di dalam buku ini disebutkan bahwa wanita dalam lukisan ini adalah Lisa Gherardini, istri seorang pengusaha Firenze yang kaya bernama Francesco del Giocondo. Mona dalam bahasa Italia adalah singkatan untuk madonna yang artinya adalah “nyonyaku”. Sehingga judul lukisan artinya adalah Nyonya Lisa. Dalam bahasa Italia biasanya judul lukisan ditulis sebagai Monna Lisa. Lalu La Gioconda adalah bentuk feminin dari Giocondo. Kata giocondo dalam bahasa Italia artinya adalah “riang” dan la gioconda artinya adalah “wanita riang”. Nama Mona Lisa dan La Gioconda atau La Joconde menjadi judul lukisan ini yang diterima secara luas semenjak abad ke-19. Sebelumnya lukisan ini disebut dengan berbagai nama seperti “Wanita dari Firenze” atau “Seorang wanita bangsawan dengan kerudung tipis”.
Beberapa orang juga meyakini bahwa didalam lukisan monalisa tersebut terkandung sebuah misteri dan menyimpan sebuah kode rahasia. Para detektif seni menemukan bahwa di balik cat gelap di bagian pupil mata Mona Lisa, terdapat huruf yang disusupkan oleh sang maestro, Leonardo da Vinci. Kode rahasia ini terungkap berkat teknologi pembesaran termutakhir. Adalah Silvano Vinceti, presiden Komite Warisan Budaya Italia, yang menemukan simbol tersebut. “Di mata kanan terlihat huruf ‘LV’ yang mungkin inisial namanya, Leonardo da Vinci, sementara di mata kirinya juga terdapat simbol huruf yang belum terdefinisikan.” “Sementara di lengkung jembatan di latar belakang lukisan, bisa terlihat angka ’72′ atau itu bisa jadi huruf ‘L’ dan angka ’2′. “ Namun, berdasarkan hasil investigasi sementara, para detektif seni mengaku yakin, bahwa simbol itu sengaja dibubuhkan oleh Da Vinci. Inisiatif pencarian simbol dalam lukisan Mona Lisa seperti plot Dan Brown setelah seorang anggota komite menemukan buku kuno di sebuah toko antik. Buku ini merujuk pada simbol dalam mata Mona Lisa. Apalagi, ‘Da Vinci meletakkan penekanan khusus dalam lukisan Mona Lisa. Dan kita tahu, ia membawa lukisan itu ke manapun di tahun-tahun terakhir hidupnya,” kata Vinceti.
“Kami juga tahu bahwa Da Vinci adalah seorang yang esoteric — hanya bisa dipahami orang-orang tertentu, dan kerap menyisipkan simbol-simbol dalam karyanya. Siapa tahu, tambah Vinceti, mungkin ada pesan cinta di sana.

Vinceti adalah anggota sebuah kelompok yang mengajukan izin untuk menggali makam Da Vinci dari nisannya di Kastil Amboise di Desa Loire, Perancis.
Tujuan penggalian makam, untuk melihat langsung tengkorak sang maestro dan membuktikan apakah Mona Lisa adalah gambaran diri Da Vinci.